RUANG LINGKUP FILSAFAT ILMU
(18 Nopember 2011)
Makalah Ini Untuk Di Seminarkan Dalam Kelas dan Salah Satu Tugas
Mata Kuliah Filsafat Ilmu
Disusun Oleh :
Rayhan Imam Irfa'i Ar-razzi
NIM: 08522022
Dosen Pembimbing:
Prof.Dr.H.Amin Abdullah,MA
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGRI RADEN FATAH
PALEMBANG
2011
A.ILMU SEBAGAI OBJEK KAJIAN FILSAFAT
Pada dasarnya,setiap ilmu memilki dua objek:
1.Material
adalah sesuatu yang di jadikan sasaran penyidikkan ,seperti tubh manusia adalah objek material ilmu kedokteran
2. Objek Formal
Metode untuk memahami objek material tersebut, seperti pendekatan induktif dan deduktif.
Filsafat sebagai proses berfikir yang sistematisn dan radikal juga memiliki objek material dan objek formal. Objek material filsafat adalah segala yang ada , segala yang mencangkup ada yang tampak dan ada yang tidak tampak. Ada yang tampak adalah dunia empiris sedangkan yang tidak tampak alam metafisika.
Sebagai filosof membagi objek material filsafat atas tiga bagian yaitu alam emperis, yang ada dalam pikiran ,dan yang ada dalam kemunkinan.
Adapun ,objek formal filsafat adalah suduut pandang yang menyeluruh,radikal dan rasional tentang segala yang ada.
Karena itu, filsafat oleh para filosof di sebut sebagai induknya ilmu. Sebab ,dari filsafatlah,ilmu-ilmu modern dan konteporer berkembang. Awalnya filsafat terbagi pada teoritis dan praktis, filsafat teoritis mencangkup , metafisika,fisika,matematika dan logika sedangkan filsafat praktis adalah ekonomi,politik,hokum dan etika. Setiap bidang ilmu ini kemudian berkembang dan menspesialisasi, seperti berkembang menjadi biologi,biologi berkembang menjadi anatomi ,kedokteran dan kedokteran tersepesialisasi menjadi beberapa bagian .perkembangan ini dapatc di ibaratkan sebuiah pohon dengan cabang dan ranting yang semakin lama semakin rindang.
B. PENGERTIAN FILSAFAT ILMU
1. Filsafat dan Hikmah
Filsafat dalam bahasa inggris, yaitu:Philosophy, adapun istilah filsafat berasal bahasa Yunani: Philosophia,yang terdiri atas dua kata: Philos(cinta, loving) atau philia(persahabatan,tertarik kepada)dan sophos(‘hikmah’,kebijasanaan,pengetahuan ,ketrampilan,pengalaman praktis,intelegensi).jadi,secara etimologi,filsafat berarti cinta kebijasanaan atau kebenaran (love of wisdom). Orangnya disebut filosop yang dalam kamus bahasa Arab di sebut Failasuf.[1]
Harun Nasution mengatakan kata filsafat berasal dari bahasa arab falsafa dengan dengan wazan(timbangan)fa’lala,fa’lalah dan fi’lal. Dengan demikian ,menurut Harun Nasution ,kata benda dari falsafa seharusnya falsafah dan filsaf. Menurutnya, dalam bahasa Indonesia banyak terpakai kata filsafat,padahal bukan berasal dari kata Arab falsafah dan bukan dari kata inggris Philosophy. Harun Nasution mempertanyakan apakah kata fil berasal dari bahsa ingggris dan safah di ambil dari bahasa Arab,sehingga terjadi gabungan keduanya,yang kemudian menimbulkan kata filsafat.[2]
Harun Nasution berpendapat bahwa istilah filsafat berasal dari bahasa Arab karena orang Arab lebih dulu datang dan sekaligus mempengaruhi bahsa Indonesia dari pada orang dan inggris. Oleh karena itu konsisten menggunakan kata falsafat,bukan filsafat. Buku – bukunya mengenai”filsafat”ditulis dengan falsafat,seperti falsafat Agama dan falsafatc dan mistisme dalam islam.
Adapun beberapa pengertian pokok tentang filsafat menurut kalangan filosop adalah:
1. Upaya spekulatif untuk menyajikan suatu pandangan sitematika serta lengkap tentang seluruh realitas
2. Upaya untuk melukiskan hakiakat realitas akhir dan dasar serta nyata.
3. Upaya untuk menentukan batas-batas dan jangkauan pengetahuan : sumbernya,hakikatnya,keabsahannya, dan nilaianya.
4. Penyelidikan kritis atas pengandaian-pengandaian dan pernyataan-pernyataan yang di ajukan oleh berbagai bidang pengetahuannya.
5. Disiplin ilmu yang berupaya untuk membantu anda melihat apa yang ada katakanlah dan untuk mengatakan apa yang anda lihat.
Beberapa definisi dari filosop terkemuka yang cukup repreesentatif,baik dari segi zaman maupun kualitas pemikiran
- Pythagoras(572-497) filosop yang pertama kali menggunakan kata filsafat,dia mengemukakaan bahwa manusia dapat di bagi tiga tipe: mereka mencintai,kesenangan ,mereka yang mencintai kegiatan,dan mereka yang mencintai kebijaksanaan.
- Plato(427-347SM) filsafat adalah penemuan kenyataan atau kebenaran yang absolute(keduanya sama dalam pandangan),lewat”dialektikaa”
- Aristoteles(384-332),tokoh utama filsafat klasik,filsafat menyelidiki sebab dan asas segala terdalam dalam wujud. Karena itu ia menamakan filsafat dengan “teolog” atau filsafat pertama.
- Al-Farabi(W.950 M) seorang filosof muslim terbesar sebelum Ibnu Sina berkata: “filsafat adalah ilmu tentang alam yang Maujud dan bertujuan menyelidiki hakikatnya yang sebenar-benarnya.
- Ibnu Rusyd(1126-1198) filsafat atau hikmah merupakan pengetahuan“otonom”yang perlu di kaji oleh manusia karena dia di karuniai akal . alqur’an filsafat mewajibkan manusia berfilsafat untuk menambah danc memperkuat keimanan kepada Tuhan.
- Immanuel Khant(1724-1198 M),filsafat adalah ilmu dasar segala pengetahuan ,yang mencangkup di dalamnya empat persoalan, yaitu:
- Apakah yang dapat kita ketahui?(dijawab oleh metafisika)
- Apakah yamng boleh kita kerjakan?(di jawab oleh etika/norma)
- Sampai dimanakah penghargaan kita?(di jawab oleh agama)
- Apakah yang di namakan manusia?(di jawab oleh antropologi)
Sutan Takdir Alisjahbana filsafat adalah berfikir dengan insaf maksutnya berfikir dengan teliti menurut aturan yang pasti.
Deng Fung Yu Lan filosof Dunia timur filsafat adalah pikiran sistematis dan refleksitentang hidup.
H.Hamersama mengatakan filsafat adalah sebagai pengetahuan metodis,sistematis,dan koheren tentang seluruh keyataan.
Harun Nasution mengatakan bahwa filsafat adalah berfikir menurut tata tertib(logika) dengan bebas (tidak terikat pada tradisi,dogma dan agama)dan dengan sedalamdalamnya,sehingga sampai keadasar-dasarnya persoalanya.
Menurut Sidi Gazalba filsafat adalah berfikir secara mendalam ,sistematik,radikal,dan universal dalam rangka mencari kebenaran,inti atau hakikat menegenai segala sesuatu yang ada, ada tiga cirri pokok filsafat:
1.Adanya berfikir dalam menggunakan akal
2 Adanyaq unsure tujuan yang ingin di capai malalui berfikir
3.Adanya unsure cirri yang dalam berfikir yaitu secara mendalam.
Ibnu Mundzir ,penulis kamus standar bahasa arab Lisan al-Arabi,menjelaskan bahwa istilah hikmah berarti terhindarc dari kerusakan dan kezaliman ,karena hikmah dadalah ilmu yang sempurna dan manfaat.
2.Pengertian Ilmu
Ilmu berasal bahasa arab “Alima,ya’lamu, ‘ilman, dengan wazan fa’ila,yaf’alu yang berarti memeahami benar-benar.
Ciri-ciri utama ilmu menurut terminology antara lain:
- .Ilmu adalah sebagai pengetahuan bersifat koheren,emperis,sistematis,dapat di ukur dandi buktikan
- Berbeda dengan pengetahuan ,ilm tidak pernah mengartikan kepingan pengetahuan satu putusan tersendiri sebaliknya ilmu menandakan seluruh kesatuan ide yang mengacu ke objek(alamobjek)yang sama dan berkaitan secara logis.
- Ilmu tidak memrlukan kepastian yang lengkap nberkenaan dengan masing-masing penalaran perorangan,sebab ilm dapat memuat di dalamnya diri sendiri hipotesis-hipotesis dan teori-tori yang belum mantap.
- Ide bahwa metode-metode yang berhasil dan hasilnya yang terbukti pada dasarnya harus terbuka kepada semua pencari ilmu
- Ciri hakiki lainnyadari ilmu ialah metodologi.
- Kesatuan setiap ilmu bersumber di dalam kesatuan objeknya.
Adapun beberapa definisi ilmu menurut para akhli ,di antara adalah.
- Muhammada Hatta ilmu adalah pengetahuan yang teratur tentan pekerjaan hokum kausal dalam suatu golongan masalah yan sama tabiatnya,maupun menurut bangunannya dari dalam
- Ralph Ross dan Van Den Haag Ilmu adalah yang emperis,rasional umum dan sistematis dan serentak.
- Karl Pearson ilmu adalah lukisan atau keterangan yang komprehensip dan konsisten tentang fakta pengalaman dan istilah.
- Ashely Montagu,Guru Besar Antropologi di Rutgers university,Ilmu adalah pengetahuan yang di susun dalam satu system yang berasal pengamatanm ,study dan percobaan untuk menentukan hakikat prinsip tentnag hal yang di kaji.
- Harsojo,Guru Besar Antropologi di Universitas Pajajaran,menerangkan bahwa ilmu
1. Merupakan akumulasi pengetahuan yang sistematis
2. Suatu pendekatan atau metode pendekatan terhadap seluruh dunia emperis.
3. Suatu cara menganalisis yng mengizinkan kepada ahli-ahliuntuk menyatakan sesuatu proposisi dalam bentuk: “jika…..,maka..”
Seteah di pahami pengertian filsafat,Ilmu ,dn pengetahuan maka dapat di simpulkan bahwa filsafat ilmu merupakan kajian secara mendalam tentan dasar-dasar ilmu,sehingga filsafat ilmu merupakan perlu menjawab beberapa persoalan berikut:
- Pertanyaan landasan ontologi : Objek apa yang di telaah? Bagaimana wujud yang hakiki dari objek tersebut?bagaimana korelasinya antara objek tadi dengan daya tangkap manusia(seperti berfikir,merasa,dan mengindra)
- Pertanyaan landasan Epistimologi: Bagaimana proses pengetahuan yang masih berserakan dan tidak teratur itu menjadi ilmu?bagaimana prosedur dan mekanismenya.
- Pertanyaan landasan Aksiolog: untuk apa pengetahuan yang berupa ilm pengetahuan di gunakan ,bagaimana cara penggunaanya dengan kaidah moral.
3. Persamaan dan perbedaan filsafat dan ilmu
Persamaan dan perbedaan filsafat dan ilmu adalah sebagai berikut:
- Keduanya mencari rumusan yang sebaik-baiknyamenyelidiki objek selengkap-lengkapnya sampai ke akar-akarnya.
- keduanya memberikan pengertian mengenai hubungan atau koheren yang ada antara kejadian-kejadian yang kita alami dan mencoba menunjukan sebab-sebabnya
- Keduanya hendak memberikan sintetis yaitu suatu pandangan yang bergandeng.
- keduanya mempunya metode dan system
- Keduanya hendak memberikan penjelasan tentang kenyataan seluruh timbul dari hasrat manusia(objektivitas)akan pengetahui yang lebih mendasar.
Adapun perbedaan filsafat dan ilmu adalah sebai berikut:
- Objek material (lapangan)filsafat itu bersifat universal(umum)segala sesuatu yang ada. Sedangkan objek material ilmu itu bersifat khusus dan emperis.
- Objek formal(sudut pandang) fil;safat itu bersifat non fragmatis kerena mencari pengertian dari segala sesuatu yan ada tu secara luas mendalam dan mendasar. Sedangkan fragmatis,spesifik dan intensif.
- Filsafat dilaksanakan dalam suasana pengetahuan yang menonjolkan daya spekulasi ,kritis dan pengawasan, sedangkan ilmu haruslah diadakan riset lewat pendekatan trial and error,oleh karena itu ,nilai ilmu terletak oleh kegunaan pragmatis sedangkan filsafat timbul dari nilai.
- Filsafat memuat pertanyaan lebih mendalam berdasarkan pada pengalaman realitas sehari-hari,sedangkan ilmu bersifat dikursif yautu menguriakan secar logis yang di mulai dariu tidak tahu.
- Filsafat memberikan penjelasan yang terakhir,yang mutlak, dan mendalam dan sampai mendasar(primary cause).
C. Tujuan Filsafat Ilmu
Tujuan filsafat ilmu adalah:
- mendalami unsure-unsur pokok ilmu,secara menyeluruh kita dapat memahami sumber,hakikat dan tujuan ilmu.
- memahami sejarah pertumbuhan ,permbangan dan kemajuan ilmu berbagai bidang, sehingga kita dapat gambaran ilmu kontemporer secra histories.
- jadi pedoman para dosen dan mahasiswa di perguruan tinggi,terutama untuk membedakan pengetahuan ilmiah dan nonilmiah.
- mendorong para ilmuwan untuk tetap konsisten dalam mendalami ilmu dan mengembangkannya.
- mempertegas bahwa dalam persoalan sumber dan tujuan antara ilmu dan agama tidak ada pertentangan.
A.LANDASAN ILMU PADA ZAMAN YUNANI
Untuk mengetahui filsafat yunani perlu di jelasakan lebih dahulu asal kata filsafat. Sekitar abad ix sm atau paling tidak 700 sm, di yunani ,shophia di beri arti kebijaksanaan shophi berarti kecakapan. Kata philosophos mula-mula di dikemukakan dan di temukan oleh heraklitos (540-480 sm). Ada yang mengatakan yang menemukan adalh pythagoras(580-500 sm) namun pendapat yang lebih tepat adalah pendapatc yang mengatakan bahwa heraklitoslah yang pertama menggunakan istilah tersebu. Menurutnya , philosophos (ahli filsafat) herus mempunyao pengetahuan yang luas sebagai pengejawantahan dari pada kecintaanya akan kebenarannya dan mulai benar-benar jelas di gunakan kaum sofis dan socrates yang memberi arti philosophein sebagai penguasa secara sistematis terhadap pengetahuan tioritis. Philosophein dari kata philosophia itulah yang nantinya timbul kata-kata philosophie(belanda,jerman,perancis),philosophy(inggris). Dalam bahasa indonesia di sebut filsafat atau falsafaht.
Puncak kejayaan Filsafat Yunani terjadi pada masa Aristoteles(384-322 SM). Ia murid Plato, seseorang filosop yang berhasil menemukan persoalan persoalan besar filsafat yang di persatukan dalam satu sitem: Logika, matematika,fisika,dan metafisika. Logika Aristoteles berdasarkan pada analisis bahasa yang disebut silogisme. Pada dasarnya silogisme terdiri dari tiga premis:
- Semua manusia akan mati (premis mayor)
- Socrates seorang manusia (premis minor)
- Socrates akan mati (konklusi)
Logika aristoteles ini juga di sebut dengan deduktif,yang mengukur valid atau tidak nya sebuah pemikiran.
Aristotelesc yang pertama kali membagi filsafat pada hal yang teoritis dan praktis Yang teortis mencangkup logika ,metafisika,dan fisika, sedangkan yang praktis mencangkup etika,ekonomi ,dan politik. Pembagian ilmu inilah vyang menjadi pedoman juga bagi klasifikasi ilmu di kemudian hari.
Filsafat Yunani yang rasional itu boleh di katakana berakhir setelah Aristoteles menuangkan pemikirannya. Tetapi sifat rasional itu masih du gunakan selama berabad-abad sesudahnya sampai sebelum filsafat bener-benar memasuki dan tenggelam dalam abad pertengahan. Namun jelas, setelah periode ketiga filosop besar itu mutu filsafat semakin merosot. Kemunduran filsafat itu sejalan dengan kemunduran politik ketika itu, yaitu sejalan dengan terpecahnya kerajaan Macedonia menjadi pecahan-pecahan kecil setelah wafatnya Alexander The Great. Tepatnya pada ujung zaman Helenisme, yaitu pada ujung sebelum masehi menjelang Neo Platonisme,filsafat bener-bener mengalami kemuduran.
B. Perkembangan Ilmu Zaman Islam
Kalau dilacak akar sejarahnya, pandangan islam tentang pentingnya ilmu tubuh bersamaan dengan munculnya islam itu sendiri . Ketika Rasulullah Saw. Menerima wahyu pertama , yang mula-mula diperintahkan kepadanya adalah “membaca”.jibril memerintahkan Muhammad dengan bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. Peritah ini tidak sekali diucapkan jibril tapi berulang-ulang sampai Nabi dapat menerima wahyu tersebut. Dari kata Iqra inilah kemudian lahir aneka makna seperti menyampaikan,menelaah,mendalami,meneliti, menegetahui cirri sesuatu , dan membaca teks baik yang tertulis maupun tidak. Wahyu itu menghendaki umat islam untuk senantiasa “membaca” dengan di landasi bismi Rabbik, dalam arti hasil bacaan itu nantinya dapat bermanfaat untuk kemanusiaan.
C. Kemajuan Ilmu Zaman Renaisans dan Modern
1. Masa Renaisans dan modern (Abad ke 15-16)
Renaisans merupakan era sejarah yang penuh dengan kemajuan dan perubahan yang mengandun arti bagi perkembangan ilmu. Zaman yang menyaksikan di lancarkannya tantangan gerakan reformasi terhadap keesaan dan supremasi gereja katolik Roma, bersamaaan dengan berkemangnya Humanisme. Zaman ini merupakan penyempurnaan kesenian,keahlian , dan ilmu yang di wujudkan dalam diri jenius serba bisa, Leonardo da Vinci. Penemuan percetakan (kira-kira1440) dan di temukannya benua beru(1492) oleh Columbus memberikan dorongan lebih keras untuk meraih kemajuan ilmu. Kelhiran kembali sastra inggris ,prancis dan Sepayol yang di wakili Shakespeare, Spencer, Rabelais, dan Ronsard. Pada masa itu seni juga mengalami kemajuan , adanya penemu para akhli perbintangan seperti Copernicus dan Galilieo menjadi dasar bagi munculnya Astronomi modern yang merupakan titik balik dalam pemikiran ilmu dan filsafat.
Teori Copernicus ini melahirkan Revolusi pemikiran tentang alam semesta terutama astronomi. Bacon adalah pemikir yang seolah-olah keluar dari zamannya dengan melihatnya perintis filsafat ilmu. Ungkapan bacon terkenal adalah Knowledge is power ( Pengetahauan Adalah Kekuasaan) ada tiga contoh yang dapat membuktikan pernyataan ini yaitu :
- Mesin menghasilkan kemenangan dan perang modern,
- Kompas memungkinkan manusia mengarungi lautan,
- Percetakan yang mempercepat penyebaran Ilmu.
Penemuan Copernicus mempunyai pengaruh luas dalam kalangan sarjanah,antara lain Tycho Brahe dan Johannes Keppler. Tycho Brahe (1546-1601) adalah seorang bangsawan yang tertarik pada sistem astronomi baru. Ia membuat alat-alat yang ukuranya besar sekali untuk mengamati bintang-bintang dengan teliti. Berdasarkan alat-alat yang besar itu dandengan ketukunan serta ketelitian pengamatannya, maka bahan yang dapat di kumpulkan selama 21 Tahun sangat besar artinya untuk ilmu dan keperluan sehari-hari.
Hal yang di temukan Keppler adalah perbandingan antara dua buah pelanet, mislnya A dan B. bila waktu yang di butuhkan untuk melintasi orbit oleh masing-masing planet adalah P dan Q, sedangkan jarak rata-rata dari planet B kematahari adalah X dan Y, maka P+: Q+ = X+:Y+. dengan demikian Keppler menemukan tiga buah hokum astronomi ,yaitu:
1. Orbit dari semua planet berbentuk Elips
2. Dalam waktu yang sama ,garis penghubung antara planet dan matahari bidang yang luasnya sama.
3. Bila jarak rata-rata dua pelanet A dan B dengan matahari adalah X dan Y, sedangkan waktu untuk melintasi orbitan masing-masing adalah P dan Q, maka P+: Q+= X+:+.
Ketiga hukum keppler itu di temukan setelah di lakukan perhitungan selama kira-kira sepuluh tahun tanpa logaritma, karena pada waktu itu belum ada logaritma. Dari karya-karya Tycho dan keppler tersebut dapat di tarik bebrapa pelajaran . pengumpulan bahan pengamatan yang teliti dan ketekunan yang terus menerus menjadi landasan peling utama untuk perhitungan yang peling tepat . Perhitungan yang tepat memaksa di singkirkan semua tahayul, missal tentanmg pergerakan sempurna atau pergerakan sirkuler . bahan dan perhitungan yang teliti merupakan suatu jalan untuk menemukan hokum-hukum alam yang murni dan berlaku universal.
2. Zaman Modren (ABAD 17-19)
setelah Galilio, fermat, Pascal, dan keppler berhasil mengembangkan penemuan mereka dalam ilmu , mka pengethauan terpencar-pencar itu jatuh kedua tangan sarjanah,mereka adalah Isaac Newton(1643-1727) terkenal denangan teori gravitasi dan Leibniz(1646-1716). Di tangan inilah ,sejarah Ilmu modrn di mulai.
Josep Black(1728-1799) di kenal sebagai pelopor dalam pemeriksaan kualitatif, ia penemu gas CO2.
Sejak teori Dalton tentang atom terus dapat di gunkan dalam lapangan ilmu kimia juga oleh Frederrich Wohler(1800-1882) untuk menemukan sintetis urea dalam tahun 1828. Pada tahun 1859 , henry bacquerel (1852-1908) suami istri curie(1859-1906) dan j.j. Thompson (1897) menemukan radium, logam yang berubah menjadi logam laen, sedangkan Thompson menemukan electron.
3. Ilmu Yang Berbasis Rasionalisme Dan Emperisme
Dalam positivisme Auguste Comte, ia membedakan evolusi manusia dalasm pemikiran manusia. Teori tersebut terkenal dengan teori “teori tiga tahap” berdasarkan teori ini , seluruh sejarah pemikiran manusia berevolusi dari tahap teologi ketahap falsafi, dan akhirnya pada tahap positivisme.
4. Perkembangan Filsafat Pada Zaman Modern
Pada zaman modern dari berbagai aliran muncul pada dasarnya corakx pemikiran filsafat sufisme yunani, sedikit pengecualian pada kant. Paham-paham yang muncul dalam garis besarnya adalah rasionalisme, idealisme, dan empirisme. Fitche(1762-1814) yang terkenal dengan pemahaman idialisme subjektif merupakan murid khan . sedangkan Scelling, filsafatnya di kenal dengan filsafat idialisme objejktif. Dan dan idialisme di sintetiskan dalam filsafat idialisme mutlaknya Hegel (1770-1831)
A. DEFINISI DAN JENIS PENGETAHUAN
Secara etimologi pengethuan berasal dari kata dalam bahsa inggris yaitu Knowledge. Dalam Encyclopedia of Phisolophy di jelaskan bahwa definisi pengetahuan adalah kepercayaan yang benar (knowledge isjustifield true belief). Sedangkan menurut terminology difinisi engetahuan menurut Drs. Sidi Gazalba, pengetahuan adalah apa yang di ketahui atau di hasil pekerjaan tahu, Pekerjaan tahu adalah hasil dari kenal, sadar, insaf, menegrti , dan pandai. Dengan demikian pengetahuan adalah hasil proses dari usaha manusia untuk tahu.
1. Jenis Pengetahuan
Burhanuddin Salam ,mengemukakaan bahawa pengetahuan yang di miliki manusia ada empat,yaitu:
- Pengetahuan biasa,yakni pengetahuan yang dalam filsafat di katakana dengan istilah common sense, dan sering diartikan dengasn good sense,karena seseorang memiliki sesuatu dimana ia menerima baik.
- Pengetahuan ilmu ,yaitu ilmu sebgai terjemahaan dari science. Dalam pengertian sempit science diartikan untuk menunjukakan ilmu pengetahuan alam ,yang sifatnya kuntitatif dan objektif.
- Pengetahuan berfilsafat , yakni pengetahuan yang di perole dari pemikiran yang bersifat kontemplatif dan spekulatif.
- Pengetahuan Agama, yakni pengetahuan yang hanya di peroleh dari Tuhan dan para utusanNya.
2. Perbedaan Pengetahuan dengan Ilmu]
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia ilmu di sdamakan artinya dengan pengetahuan, ilmu adalah pengetahuan. Daric asal katanya, dapat kita pahami pengetahuan berasal dari bahasa Inggris yaitu knowledge,sedangkan ilmu di ambil dari kata Science dan peralihan dari kata Arab Ilm. Dalam Encyclopedia Americana,di jelasakan bahwa ilmu(science)adalah pengetahuan yang bersifat positif dan sistematis.
B. HAKIKAT DAN SUMBER PENGETAHUAN
Kajin pengetahuan meliputi:
1. Hakikat Pengetahuan
Pengetahuan pada hakikatnya adalah keadaan mental (mental state). Mengetahui sesuatu adalah menyusun pendapat suatu objek ,dengan kata lain menyusun gambaran tentang fakta di luar akal.
Ada dua teori untuk mengetahui hakikatc pengetahuan yaitu:
a. Relisme
Tori ini mempunyai pandangan realistis terhadap alam. Pengetahuan menurut realisme adalah gambaran atau kopi yang sebenarnya dari apa yang ada dalam alam nyata(dari fakta atau hakikat).
Menurut Prof.Dr..Rasjidi, penganut agama perlu sekali mempelajari realisme dengan alasan:
1. Dengan menjelaskan kesuitan-kesulitan dalam pikiran. Kesulitan da pikiran tersebut adlah megatakan bahwa tiap-tiap kejadian dapat di ketahui hanya dari segi subjektif.
2. Dengan jalan memberi pertimbangan-pertimbangan yang positif.
2. Idialisme
Ajaran idialisme menegaskan bahwa untuk mendapatkan pengetahuan yang benar-benar sesuai dengan kenyataan adalah mustahil. Pengetahuan adalah proses-proses mental atau proses psikologi yang bersifat subjektif.
2. Sumber Pengetahuan
sumber pengetahuannya adlaah sebagai berikut:
1. Emperisme asal kata dari bahasa Yunani empeirikos artinya pengalaman, menurut liran ini mausi memperoleh pengetahuan dari pengalamannya.
2. Rasionalisme, Aliran ini menyatakan bahwa akal adalah dasr kepastian pengetahuan. Pengetahuan yang bena di peroleh dan di ukur dengan akal. Manusia memperoleh pengetahuan melalui kegiatan menangkap objek.
3. Intuisi , menurut Henry Bergson intuisi adalah hasil dari evolusi pemahaman yang tinggi.
4. Wahyu , adalah Pengetahuan yang di sampaikan oleh Allah kepada manusia lewat perantara para nabi.
C. UKURAN KEBENARAN
· Teori Korespodensi, adalah kebenaraan keadaan benar itu apabila ada kesesuaian antara arti yang di maksudc oleh suatu pernyataan atau pendapat dengan objek yang di tuju oleh pernyataan atau pendapat tersebut.
· Teori Koherensi Tentang kebenaran ,yaitu yang sering di sebut The coherence theory of truth. Menurut ini kebenaran tidak di bentuk atas hubungan antara putusandengan sesuatu yang lain yaitu fakta atau realitas.
2. Teori Pragmatisme Tentang kebenaran
pragmatisme berasal dari kata yunani pragma artinya yang di kerjakan yang di lakukan, perbuatan,tindakan, sebutan bagi filsafat dan di kembangkan William James di amerika. Menurutnya filsafat ini benar tidak suatu ucapan ,dalil atau teori semata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar